Memanfaatkan Search Engine sebagai sarana penunjang proses e-Learning

Search engine adalah sebuah program yang dapat diakses melalui internet yang berfungsi untuk membantu pengguna komputer dalam mencari berbagai hal yang ingin diketahuinya. Di internet banyak sekali search engine yang bisa diakses secara cuma-cuma  dari ratusan sampai ribuan,  search engine sifatnya sebagai pintu gerbang bagi para pengguna sebelum memasuki situs (website) yang diinginkan. Dari berbagai search engine yang ada, yang paling populer adalah Google, Yahoo dan Altavista yang dapat diakses di alamat www.google.com, www.yahoo.com dan www.altavista.com
Cara Kerja Search Engine
Dengan mengetikkan kata kunci (keyword) di dalam kotak kosong dan menekan tombol “search” maka aplikasi search engine akan mencari ke internet, berbagai jenis data baik dalam bentuk dokumen, gambar, audio maupun video yang didalamnya terdapat kata kunci yang kita ketikkan tadi. Gambar di bawah ini contoh tampilan dari  search engine Google Indonesia

Cobalah mengetikkan sebuah kata misalnya :   “komputer” jika tombol search atau penelusuran google dipilih maka aplikasi search akan mencari di seluruh komputer yang terhubung ke internet , berbagai jenis data baik berbentuk dokumen, gambar, audio maupun video yang didalamnya terdapat teks bertuliskan kata “komputer”

Terlihat dari hasil pencarian diatas menemukan 209.000.000 artikel ataupun dokumen (dalam bentuk beragam format) yang terdapat kata “komputer” didalamnya.
Teknik Penyaringan Informasi
Untuk mendapatkan data yang akurat pada search engine maka kita harus memberikan filter pada kata kuncinya (keyword). Untuk contoh diatas kata kunci “komputer” terlalu umum dan kurang spesifik.
Ada 2 teknik penyaringan informasi yaitu menggunakan simbol-simbol Matematika dan simbol-simbol Boolean.
A. Filterisasi dengan simbol Matematika
1. Tanda plus (+)
Tanda plus digunakan jika kita ingin mencari kata kunci (key words) lebih dari  satu sebagai contoh jika kita ingin mencari informasi tentang belajar database pada komputer maka dapat dituliskan kata kunci :
+belajar + program+aplikasi+database

Lalu di-klik penelusuran Google dan akan didapatkan :

Dari hasil pencarian melalui search engine Google terlihat bagaimana hasil pencarian terlihat lebih fokus menuju yang kita inginkan. Cara seperti ini jauh lebih efektif dibandingkan jika hanya mempergunakan kata kunci “database” atau “belajar aplikasi” yang akan menampilkan jutaan situs. Tanda plus (+) dapat dipergunakan sebanyak-banyaknya, karena prinsip yang sering dipergunakan dalam melakukan searching adalah semakin spesifik yang dicari maka semakin banyak menggunakan tanda plus (+) akan semakin baik karena search engine akan lebih fokus melakukan pencarian. Misalkan kita tambahkan “untuk  wordpress”  maka dapat ditulis :
+belajar+program+aplikasi+database+untuk+wordpress
jadi :

Contoh lainnya yang lebih spesifik :
+membuat+database+di+wordpress

maka hasilnya :

2. Tanda minus (-)
3. Tanda kutip (“)
4. Gabungan tanda (+), (-) dan (“)
B. Filterisasi dengan simbol Boolean
1. OR (atau)
2. AND (dan)
3. NOT (tidak)
4. NEAR (berdekatan)

C. Host Searching

D. URL Searching

E. Filetype Searching

F. Title Searching

G. Wildcards Searching

H. Search by Language

 

This entry was posted in Teknologi Informasi. Bookmark the permalink.

Leave a Reply